Sejarah
Bermula dari seminar Home Economic di Bogor tahun 1957. Sebagi tindak lanjut dari seminar tersebut, menghasilkan tata susunan pelajaran yang dinamakan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (PKK) tahun 1961.
Gerakan PKK pun mulai dimasyarakatkan pada tahun 1967 yang berawal dari kepedulian istri Gubernur Jawa Tengah (Ibu ISRIATI MOENADI) setelah melihat keadaan masyarakat yang menderita Busung Lapar.
27 Desember 1972, Mendagri Mengeluarkan perintah agar mengubah nama Pendidikan Kesejahteraan Keluarga menjadi Pembinaan Kesejahteraan Keluarga.
Kemudian diadakan penyesuaian-penyesuaian dalam Rakernas PKK di Bandung tanggal 31 Oktober - 02 November 2000 ( Rakernas PKK ), yang dijabarkan kembali menjadi gerakan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga.
Hal yang paling mendasar adalah Perubahan nama gerakan PKK dari Pembinaan Kesejahteraan Keluarga menjadi Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga.